Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3+ Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Tsunami Beserta Strukturnya

Di postingan sebelumnya, saya sudah pernah membahas secara lengkap tentang teks eksplanasi yang berkenaan dengan peristiwa alam Kebakaran Hutan, bisa dibaca di sini. Nah di kesempatan kali ini saya ingin mencoba kembali sharing mengenai teks eksplanasi, namun dengan tema yang berbeda dari sebelumnya.

Tema teks eksplanasi yang akan saya ambil kali ini adalah mengenai bencana alam tsunami. Tsunami sendiri merupakan salah satu bencana alam yang tidak dapat dicegah oleh manusia. Namun kita dapat mempersiapkan diri sebelum tsunami itu tiba dengan mengikuti anjuran dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika).
Images Tsunami by : pixabay.com
Di Indonesia sendiri tercatat ada puluhan peristiwa tsunami yang pernah terjadi, dan yang paling dahsyat tejadi pada Tsunami Aceh tahun 2004 lalu. Tsunami ini menewaskan lebih dari 230.000 orang di 14 negara. Tsunami Aceh dipicu oleh gempa berkekuatan 9,1 Skala Richter.

Angka yang cukup fantastis bukan? Wallahualam Bishawab.

Sebelum saya lebih lanjut membahas hal ini, saya ingin ingatkan kalau beberapa teks eksplanasi yang saya bagikan di bawah ini berasal dari berbagai sumber di internet, salah satunya adalah brainly.co.id. Namun tentu saja saya pun telah mengubah serta menambahkan kalimat demi kalimatnya agar menjadi seperti yang saya inginkan.

So? Langsung kita mulai saja kali ya biar tidak lama. Berikut adalah 3+ contoh teks eksplanasi singkat tentang peristiwa alam tsunami beserta struktus penyusunnya. Check it Out!

Teks ke 1

Pernyataan Umum 

Tsunami merupakan peristiwa alam di mana gelombang laut terbentuk dengan kecepatan yang sangat tinggi, dan disebabkan oleh gempa atau letusan gunung berapi di bawah laut atau didaratan dekat pantai.

Tsunami dapat dikatakan berbahaya jika telah mencapai daratan / pesisir pantai, di mana gelombang tsunami akan secara cepat melibas seluruh benda / bangunan yang ada di depannya.

Deretan Penjelas 

Tsunami terbentuk pada saat permukaan dasar laut bergerak naik turun (pergeseran lempeng di dasar laut) di sepanjang patahan selama gempa terjadi.

Selain itu, tsunami juga tercipta karena meletusnya gunung berapi yang menyebabkan pergerakan air di laut atau perairan sekitarnya sangat tinggi. Gelombang tsunami yang terjadi di laut melaju lebih cepat daripada gelombang normal. Gelombang tersebut menyebar ke segalah arah dengan ketinggian 50 meter dan kecepatan sekitar 800 km/jam. Ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal, kecepatanya akan menurun dan ketinggiannya akan bertambah.

Interpretasi 

Tsunami selalu menyebabkan kerusakan bagi manusia. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika gelombang besar tsunami itu mengenai permukiman manusia sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Selain itu, kerugian materil dan non materil pun dapat dipastikan dialami oleh para korban tsunami. 

Sumber : https://brainly.co.id/tugas/4991013


Teks Ke 2

Pernyataan Umum  

Tsunami adalah suatu kata yang berasal dari bahasa Jepang, terdiri dari dua kata “tsu” dan “nami”, yang masing-masing berarti “pelabuhan” dan “gelombang”. Sedangkan, para ilmuwan mengartikannya sebagai “gelombang pasang” (tidal wave) atau gelombang laut akibat gempa (seismic sea waves).

Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai. Gelombang tersebut terbentuk akibat dari adanya aktvitas gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Besarnya gelombang tsunami  dapat menyebabkan banjir dan juga kerusakan ketika menghantam daratan pantai.

Deretan Penjelas / Isi

Pembentukan tsunami terjadi saat dasar laut permukaannya naik turun di sepanjang patahan selama gempa berlangsung. Patahan tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut. Patahan yang besar akan menghasilkan tenaga gelombang yang besar pula. Beberapa saat setelah terjadi gempa, air lalu surut. Setelah surut, air laut kembali ke arah daratan dalam bentuk gelombang besar.

Selain diakibatkan karena patahan gempa di dasar laut, pembentukan tsunami juga dapat disebabkan oleh letusan gunung merapi di dasar atau pesisir lautan. Letusan tersebut menyebabkan tingginya pergerakan air laut atau perairan di sekitarnya. Semakin besar tsunami, makin besar pula banjir atau kerusakan yang terjadi saat menghantam pantai.

Kecepatan gelombang tsunami lebih besar dari gelombang normal pada umumnya, yakni dapat melaju hingga 800 Km/Jam, hampir setara dengan laju pesawat terbang. Kecepatan tersebut akan menurun saat gelombang tsunami memasuki lautan dangkal, tetapi tinggi gelombang justru semakin bertambah.

Tinggi gelombang tsunami umumnya 50 sampai 100 meter dan menyebar ke segala arah. Selain itu, ketinggian gelombang tsunami dipengaruhi juga oleh bentuk pantai dan kedalamannya. Gempa bumi di dasar lautan sangat berpotensi untuk menciptakan tsunami yang sangat berbahaya bagi manusia.

Interpretasi / Kesimpulan

Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam permukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.

Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung merapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.

Sumber : https://brainly.co.id/tugas/18112377


Teks Ke 3

Pernyataan Umum

Tepat pada tanggal 26 Desember 2004 terjadi bencana alam dahsyat di Aceh yang menggemparkan dunia, yaitu bencana tsunami. Tsunami adalah serangkaian gelombang laut dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kata “Tsunam” berasal dari bahasa Jepang yaitu “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang berarti gelombang.

Deretan Penjelas / Sebab-Akibat

Tsunami terjadi akibat dari gangguan yang bersifat tiba-tiba dari dasar laut. Gangguan itu bisa berupa letusan gunung berapi, pergeseran lempeng bumi, atau  jatuhnya meteor (Tapi sangat jarang). Karena gangguan tersebutlah, permukaan dasar laut bergerak naik turun sehingga air mencari keseimbangan dan terjadilah tsunami.

Sebelum terjadinya tsunami biasanya ditandai dengan air surut secara tiba-tiba, adanya gempa, dan banyaknya ikan di pantai. Tsunami mengakibatkan kehancuran, baik untuk manusia maupun alam. Seperti memakan banyak korban, hilangnya harta benda, menghancurkan bangunan, dan merusak alam. Ada beberapa cara yang digunakan untuk memperkecil kemungkinan terjadinya tsunami, yaitu dengan menanam bakau dan membangun tembok penahan tsunami di garis pantai.

Kesimpulan / Interpretasi

Tsunami dapat datang di pantai mana saja dan kapan saja. Sebagian besar tsunami merugikan manusia. Namun ada pula gelombang yang tidak besar sehingga tidak begitu merugikan. Karena tsunami dapat datang kapan saja, kita harus selalu waspada, terutama bagi yang tinggal di dekat pantai. Apabila terdapat tanda-tanda terjadinya gempa, segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Sumber : https://brainly.co.id/tugas/1941607

Demikianlah beberapa contoh teks eksplanasi tsunami yang bisa saya bagikan. Semoga dapat membantu kamu yang mungkin memerlukan teks eksplanasi sebagai tugas sekolah atau kuliah.

Posting Komentar untuk "3+ Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Tsunami Beserta Strukturnya"

Berlangganan via Email