Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Profesi / Usaha yang Akan Gulung Tikar Di 5 Tahun Ke Depan

Sekarang kita sudah berada di tahun 2020. Tahun di mana sebagian besar teknologi sudah semakin menunjukan kecanggihan yang membuat kita terheran-heran. Dengan artificial intelligence nya, banyak dari teknologi tersebut yang telah berhasil merebut pekerjaan manusia, satu per-satu.

Tentu saja kita tidak perlu takut apalagi khawatir akan kehadiran teknologi kecerdasan buatan tersebut. Sebab, hidup adalah soal bagaimana kita beradaptasi dengan berbagai perubahan yang kian waktu siap menerjang.

Yang perlu kita khawatirkan adalah; seberapa siap kita menerima perubahan-perubahan tersebut? Dan persiapan apa yang selama ini kita lakukan agar tidak terhempas begitu saja oleh perubahan zaman yang kian tak menentu ini?

Lagipula kedatangan teknologi yang mengusung kecerdasan buatan tersebut dirancang untuk mempermudah kehidupan manusia bukan?

Meski demikian, akan ada beberapa profesi / pekerjaan / bisnis / usaha yang tetap akan gulung tikar siap tidak siap, mau tidak mau, setidaknya di 5 tahun ke depan.

Berikut adalah beberapa profesi / bisnis yang tidak lagi dibutuhkan di beberapa tahun ke depan.

5+ Profesi / Usaha yang Akan Gulung Tikar Di 5 Tahun Ke Depan

  1. Sopir Pribadi
    Kehadiran sopir pribadi tentu membuat mobilitas kita menjadi lebih praktis. Dengan adanya sopir kita tidak lagi dituntut untuk harus berkonsentrasi menyetir mobil. Dengan begitu kita bisa lebih leluasa melakukan hal lain yang lebih penting ketimbang menyetir.

    Pada saat ini, mulai bermunculan mobil keluaran terbaru dengan teknologi kecerdasan buatan berupa Autonomus Car atau lebih dikenal self-driving car. Sebut saja perusahaan mobil listrik ternama; Tesla, yang dipelopori oleh Elon Musk.

    Sesuai namanya, teknologi tersebut memungkinkan kita untuk mengatur mobil agar melaju otomatis tanpa perlu kita kendalikan.

    Teknologi semacam ini memanfaatkan kamera sensor khusus di beberapa bagian mobil yang dapat mendeteksi lingkungan serta benda-benda yang ada di sekitar mobil tersebut.

    Sehingga hal tersebut akan membuat mobil ini bisa melaju sendiri tanpa takut menabrak, bahkan di keadaan jalanan padat.

    Hanya saja, perkembangan teknologi self-driving car ini masih dalam tahap awal. Sehingga belum dapat dipergunakan secara meluas oleh masyarakat, karena masih harus terus dilakukan banyak perbaikan juga percobaan.

    Atas hadirnya teknologi self-driving car ini, saya sangat meyakini bahwasanya kehadiran Sopir Pribadi kemungkinan akan sedikit berkurang permintaannya. Setidaknya di beberapa tahun ke depan, setelah teknologi self-driving car ini sudah bisa digunakan sehari-hari oleh masyarakat luas.
  2. Pengajar Les Private
    Sebagai catatan, di beberapa tahun ke belakang kehadiran Pengajar Les Private sangat dibutuhkan oleh banyak orang, terutama bagi kalangan menengah ke atas.

    Hal ini berkaitan dengan kenyamanan dan chemistry antar murid dengan pengajar, di mana hal tersebut adalah bagian penting yang menunjang kondusifitas belajar-mengajar agar efektif dan tidak sia-sia.

    Saat ini mulai bermunculan aplikasi Bimbel berbasis online, yang sering kita lihat iklannya yang begitu masif di TV ataupun Internet.

    Kehadiran bimbel online ini dapat saya pastikan akan membuat Pekerjaan sebagai Pengajar Les Private akan semakin menurun permintaannya. Karena orang-orang akan dengan cepat memilih bimbel yang bisa dilakukan hanya melalui HP / Laptop tanpa terikat waktu dan juga tempat. Selama ada koneksi internet, selama itu pula kita bisa tetap terus mengakses materi-materi yang disediakan oleh aplikasi bimbel online ini.

    Meski demikian, saya rasa belajar dengan guru secara langsung jauh lebih efektif ketimbang belajar otodidak melalui layar. Alasannya, ketika kita mempelajari sesuatu pasti banyak hal yang tidak kita mengerti dan ingin sekali kita tanyakan.

    Bayangkan jika hal itu terjadi dan tidak ada pembimbing di samping kita, tentu saja kita mesti cari tahu sendiri yang saya rasa hal ini cukup menyita waktu.

    Dan bagi saya, mood untuk rasa ingin tahu terhadap sesuai itu ada waktunya. Jadi, kalau dinanti-nanti bisa hilang rasa penasarannya. 
  3. Warnet
    Bisa saya katakan jumlah Warung Internet untuk sekarang ini sudah semakin berkurang jumlahnya. Berbeda dengan beberapa tahun ke belakang di mana keberadaan Warnet sangat menjamur karena begitu dibutuhkan.

    Meski demikian, masih ada beberapa orang yang sampai saat ini tetap konsisten menjalankan usaha Warnet ini. Tidak peduli Warnetnya sepi seperti rumah kosong.

    Atas hal ini, saya sangat meyakini bahwasanya Usaha Warnet akan mulai meredup setidaknya dalam beberapa tahun yang akan datang.

    Akan tetapi, untuk usaha Warnet yang mengusung tema Gaming / Gaming Cafe saya rasa akan cukup bertahan lama. Sebab, industri game sekarang ini semakin populer.

    Apalagi jika fasilitas yang ada di Gaming Cafe lebih modern seperti Warnet yang baru saja didirikan oleh Reza Arap Oktovian; Tokyo Gaming Space beberapa waktu lalu.

    Selain usaha warnet, usaha serupa seperti Rental Playstation pun akan berkurang. Tidak perlu menunggu beberapa tahun ke depan. Sekarang saja sudah semakin langka keberadaannya, setidaknya di kota yang saat ini saya tempati.
  4. Agen Koran
    Dengan semakin pesatnya teknologi informasi digital, dan munculnya situs-situs yang menerbitkan informasi secara gratis melalui media daring. Saya sangat meyakini kalau Penjual Koran / Agen Koran akan berkurang peminatnya.

    Alasannya, tentu berkenaan pada kepraktisan dan juga biaya yang dikeluarkan.

    Dulu ketika ingin melihat suatu informasi, misalnya klasemen bola, pasti pikiran kita akan langsung tertuju pada penjual koran. Dan dari koran-koran tersebut kita bisa mengetahui informasi bola yang dicari. Tentu saja ada biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli koran tersebut.

    Berbeda dengan sekarang. Semua informasi bisa kita akses secara cepat melalui internet, tanpa keluar rumah dan lebih hemat biaya.
  5. Ojek Pangkalan
    Salah satu perubahan zaman yang dihadapi oleh seluruh Tukang Ojek Pangkalan, yaitu munculnya aplikasi ojek online. Dengan munculnya Ojek berbasis online seperti sekarang ini, para tukang ojek pangkalan menjadi tersaingi. Karena bisa dibilang, orang bakal lebih memilih naik Ojek Online karena lebih praktis, nyaman, dan harga sudah ditentukan oleh sistem.

Penutup

Demikianlah opini saya mengenai beberapa profesi ataupun jenis usaha yang kemungkinan akan berkurang jumlahnya atau mungkin gulung tikar, setidaknya dalam beberapa tahun ke depan. 

Dan tentu saja semua opini yang saya tulis ini belum tentu benar adanya. Sebab, saya menulisnya berdasarkan kaca mata informasi yang saya ketahui dan amati selama ini. 

Apabila ada yang ingin mengoreksi atau menambahkan, silahkan berkomentar.

Posting Komentar untuk "5 Profesi / Usaha yang Akan Gulung Tikar Di 5 Tahun Ke Depan"

Berlangganan via Email