Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Berhenti Berlangganan Auto Debet Alodokter (Mudah)

Pernahkah Anda ikut program proteksi Alodokter yang mengakibatkan saldo rekening Anda terkena auto-debet atau pemotongan otomatis setiap bulannya? Jika pernah, maka Anda bukanlah satu-satunya. Ada banyak orang termasuk saya yang secara tidak sengaja harus ikut program proteksi DBD dari Alodokter tersebut.

Programnya sih cukup bagus. Kita akan diberikan asuransi rawat inap selama beberapa bulan apabila kita (amit-amit) sampai terkena penyakit DBD, dan beberapa keuntungan lainnya sebagai berikut :

  1. Unlimited Konsultasi Rawat Jalan
    Buat Janji Konsultasi, dapat penggantian tunai biaya tanpa batasan jumlah dan hari.
  2. Santunan Rawat Inap Rp. 1 juta/malam
    Akan mendapat santunan berupa penggantian biaya rawat inap secara tunai sebesar Rp. 1 juta/malam atau maksimal Rp. 30 juta/tahun.
  3. Unlimited Chat Dengan Dokter Spesialis
    Jika kita ikut program proteksi DBD dari alodokter maka akan diberikan keistimewaan berupa unlimited chat Dokter spesialis tanpa dipungut biaya sepeserpun.
  4. Unlimited Chat Dengan Dokterku
    Sama seperti poin 3, yang membedakan hanyalah poin 4 unlimited chat dengan dokter pribadi yang siap menjawab berbagai permasalahan kesehatan.
  5. dll.

Nah itulah beberapa keuntungan yang akan didapat apabila kita mengikuti program Proteksi DBD dari Alodokter.

Namun, yang jadi permasalahan menurut saya bukan pada programnya, melainkan cara telemarketing alodokter yang secara tiba-tiba menelepon ke nomor kita dan langsung menawarkan program-program dari alodokter.

Saya sendiri pada awalnya cukup kaget. Karena baru beberapa jam saya menginstal aplikasi alodokter langsung muncul telepon masuk dari nomor yang tidak dikenal. 

Karena saya termasuk orang yang tidak enakan yaudah saya angkat ajalah ya.

Eh sayapun kaget lagi, ternyata itu adalah telepon dari telemarketing alodokter. Saya kira mau membantu permasalahan yang saya alami karena saya baru aja memberikan keluhan di aplikasi aldokter, eh ternyata malah nawarin program proteksi DBD 😓

Awalnya sih saya menolak waktu ditawarin program ini, alasannya karena terdapat biaya bulanan sebesar Rp. 29ribu setiap bulannya yang akan dipotong secara otomatis melalui nomor rekening kita (auto debet).

Namun setelah diiming-imingi akan mendapat beberapa keuntungan seperti yang sudah saya tulis di atas, akhirnya sayapun takluk juga wkwk.

Kemudian setelah saya takluk, sayapun dimintai data-data seperti nomor ektp, nomor rekening, nomor hp, dan data-data lainnya. Yaudah saya kasih lah ya.

Setelah data-data tersebut diminta, terakhir si telemarketing ini ingin saya mengucapkan kata "Ya, setuju". Yang menandakan kalau saya menyetujui kalau nomor rekening saya akan ter-auto-debet untuk membayar iuran bulanan program ini.

Bulan demi bulan saya mengikuti program proteksi DBD ini, namun hanya awal-awal saja saya menggunakan fitur unlimited chat dokter spesialis, makin kesini makin jarang soalnya.

Daripa mubadzir kan gak dipake, yaudahlah ya saya memutuskan untuk berhenti berlangganan Program DBD Alodokter ini. Tapi yang jadi permasalahan adalah saya gaktau cara berhentinya.

Berangkatlah saya ke google untuk browsing. Lalu mengetikan kata kunci Alodokter.

Tanpa disengaja sayapun menemukan rekomendasi keyword berupa Alodokter Penipuan. Sayapun penasaran dan saya cari deh keyword tersebut.

Ternyata banyak sekali situs yang membahas mengenai penelpon yang menatasnamakan alodokter, persis seperti yang baru saja saya alamin (pada awalnya).

Setelah saya baca-baca dari situs tersebut, ternyata penelpon yang tadi nawar-nawarin program sambil minta data-data rekening adalah benar penelpon dari pihak alodokter, bukan penipuan.

Lalu kenapa bisa muncul rekomendasi kata kunci Alodokter Penipuan di Google Search?

Alasannya simpel. Kata kunci yang direkomendasikan oleh google berasal dari seberapa banyak pengguna yang menggunakan kata kunci yang sama dalam beberapa waktu.

Nah jadi, ada begitu banyak orang yang mengetikan kata kunci Alodokter Penipuan tadi. Saya sendiri salah satunya wkwk. Mungkin mereka dan saya panik banget karena sudah dimintai data-data berupa nomor rekening, dan khawatir kenapa-kenapa.

Kembali ke cerita saya yang ingin berhenti berlangganan auto debet alodokter ini.

Oke guys tanpa sengaja saya pun menemukan video di youtube yang memberikan tutorial cara berhenti berlangganan proteksi demam berdarah dari alodokter ini.

Nah untuk langkah-langkahnya saya sudah merangkumnya, berikut step by step yang bisa kamu ikut.

Cara Berhenti Berlangganan Auto Debet Alodokter

Jadi, untuk berhenti berlangganan dari program proteksi DBD alodokter kita tidak usah jauh-jauh pergi ke bank karena PASTI akan disuruh pulang lagi. Untuk cara yang benar dan efektif berhenti berlangganan adalah dengan cara mengirim email langsung ke alodokter nya. 

Tapi bagi kamu yang tidak paham atau belum pernah mengirim email, berikut saya kasih contoh cara penulisan email yang saya lakukan.

  1. Untuk tujuan emailnya diisi dengan support@alodokter.com, karena kita akan mengirim email ke alamat email tersebut.
  2. Untuk Subject nya kita bisa isi dengan Pengajuan Pembatalan Proteksi DBD Alodokter.
  3. Nah untuk isi atua kata-katanya bisa ikuti seperti yang sudah saya contohkan berikut ini.
  4. Untuk data-data yang wajib kamu isi adalah Nama Lengkap, No Polis yang bisa kamu ambil dari aplikasi alodokter pada menu Proteksi, Email, No. HP, dan alasan pembatalan.
  5. Jika sudah tinggal klik kirim email.

Berselang beberapa menit nantinya kita akan mendapatkan balasan, balasan ini sebenarnya balasan yang dibuat otomatis oleh robot email, jadi tidak perlu dipikirkan wkwk.

Dan tepat keesokan harinya sayapun mendapatkan balasan email, kali ini yang bales beneran manusia (bukan robot). Pada Email kali ini berisi informasi kalau permohonan pembatalan yang saya buat di email sebelumnya sudah diteruskan ke tim terkait dan menunggu giliran proses.


Sebetulnya sampai tahap ini kita sudah bisa tenang karena sudah berhasil :D

Untuk mengecek apakah kita sudah benar-benar berhenti berlangganan program proteksi alodokter tadi, kita bisa mengeceknya langsung di aplikasi alodokternya.

Apabila sudah tidak ada badge / status Terproteksi, maka artinya kita sudah tidak berlangganan lagi.

Namun, proses penghentian program proteksi alodokter biasanya berlangsung selama 14 Hari. Jadi, apabila kamu sudah mengirimkan email seperti yang sudah saya contohkan di atas, namun saldo rekening mu masih saja terpotong / ter-auto-debet, maka tidak perlu khawatir karena masih dalam proses selama 14 hari.

Penutup

Demikianlah informasi terkait cara berhenti berlangganan program proteksi DBD alodokter dalam upaya terbebas dari auto debet yang terpasang pada nomor rekening kita.

Dari pengalaman ini saya mendapatkan pengalaman kalau ternyata untuk bisa memberikan orang lain kuasa / kemampuan memotong saldo rekening yang kita miliki, tidak memerlukan nomor pin ataupun user id dan password ibanking. Karena cukup meminta data-data seperti yang sudah saya sebutkan di atas, dan kalimat "Ya, setuju".

Maka dari itu kedepannya diharapkan kita tidak lagi sembarangan dalam memberikan data-data penting, terlebih kepada orang yang belum kita kenal sebelumnya.

Yaps mungkin cukup segitu dulu yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.


Posting Komentar untuk "Cara Berhenti Berlangganan Auto Debet Alodokter (Mudah)"